Join MultiplyOpen a Free ShopSign InHelp
MultiplyLogo
SEARCH

DAYS OF WAR, NIGHTS OF LOVE

Posted by Addy on Oct 3, '10 9:58 AM for everyone
Dalam sebuah proses rekaman audio ada banyak faktor diluar non teknis yang juga begitu penting untuk diperhatikan. Selain kesiapan alat dan teknologi rekaman peran artis dalam memunculkan sebuah proses kreatif amatlah penting untuk diperhatikan. Salah satunya adalah faktor kejiwaan atau psikologis yang akan berpengaruh dalam membangun karakter sebuah lagu atau album. Faktor psikologis juga yang pada akhirnya akan memberikan ‘nyawa’ pada lagu tersebut.

Banyak hal dilakukan untuk bisa menstimulan kondisi psikologis seniman. Salah satunya adalah membangun sebuah ekosistem dimana seniman diberi ruang imajinasi sebebas mungkin sebagai habitat alami sebagai bagian proses untuk menghasilkan sebuah karya yang brilian. Pada akhirnya hal teknis menyangkut alat dan teknologi rekaman menjadi sesuatu yang sekunder dan sifatnya hanya sebagai pendukung saja.

Banyak produser band luar negeri yang melakukan hal itu. Mereka menghabiskan biaya jutaan dollar untuk membangun sebuah habitat dan ruang-ruang untuk berimajinasi bagi para musisinya. Pada tahun 1966 produser band The Who menyewa sebuah kapal pesiar lalu disulap menjadi sebuah studio rekaman. Selama 3 bulan para personil band melakukan perjalanan menyusuri sungai Missisipi sambil melakukan proses rekaman. Band Sepultura yang mendadak membangun studio rekaman dipedalaman hutan Amazon lalu para personilnya selama berbulan-bulan hidup bersama suku Indian Amazon. Pada salah satu albumnya band Slayer menyewa sebuah kastil berhantu dan pernah menjadi tempat eksekusi pembunuh berantai. Mereka membangun studio rekaman dan melakukan penggarapan lagu dan mampu memberikan nyawa pada lagu-lagu mereka.

Karinding Attack adalah sebuah ‘band’ yang mencoba melakukan hal yang sama. Musik karinding adalah musik yang identik dengan filosofis kearifan lokal terhadap alam. Menjadikan musik sebagai media untuk melakukan ‘pemujaan’ terhadap alam. Karena itulah maka alam mempunyai peran yang sangat penting untuk membangun karakter dan memberikan nyawa pada musik karinding.

Selama berhari-hari para personil band karinding Attack tinggal didalam hutan untuk melakukan prosesi rekaman. Lokasinya dikawasan hutan konsevasi gunung Kareumbi – Masigit didaerah perbatasan antara Kabupaten Bandung – Sumedang - Garut. Mereka membawa semua perlengkapan rekaman dan membangun sebuah ‘studio’ di alam terbuka. Siang dan malam mereka bekerja merekam lagu demi lagu ditengah hambatan cuaca dan keterbatasan sarana. Ditambah lagi dengan ‘gangguan’ dari alam spiritual yang justru makin menambah nuansa ‘magis’ dalam setiap lagu mereka.

Semua dilakukan demi mendapatkan ruh bagi lagu-lagu mereka. Suara-suara alam yang alami seolah menjadi tambahan personil buat mereka dan mampu memberikan nyawa untuk lagu-lagu mereka. Kita nantikan saja album mereka yang akan segera dirilis diakhir tahun 2010 ini.

welcome to the jungle
 2 Comments 
menuju lokasi
  
alami
  
loading
  
genset
  
setting
  
find frequency
  
listen
  
micking
  
sound check
  
ambience of nature
  
control room
  
old and new
  
konsentrasi
  
background
  
recording
  
recording2
  
action
  
nature calling
  
go'ong tiup
  
rampak
  
suling
  
night recording
  
senter
  
refleksi
  
memuja api
  
hamparan lumut
  
lirik
  
sepasang embun
  
kepergok rusa
  
trio punggung
  
negeri hobbit
  
bunga saliara
  
pengawal setia
  
konduktor
  
relistened
  
mesra
  
real unreal
  


emaliecubunk wrote on Oct 3, '10
nice
acvoi wrote on Oct 4, '10
rekaman di dalam hutan menyenangkan ya sepertinya
emaliecubunk wrote on Oct 4, '10
bidikan yang menarik
addygembel wrote on Oct 5, '10
sangat menyenangkan...
okkyouth wrote on Oct 6, '10
Sangat menginspirasi =)
agiegiar wrote on Mar 21
kang addy boleh ijin minta foto untuk lampiran skripsi saya? nanti saya cantumkan URL dan nama kang addy, hatur nuhun sateuacana kang,,
addygembel wrote on Apr 18
silahkan saja :)
Add a Comment